Orang boleh pandai setinggi Langit, tapi selama ia tak menulis ia akan hilang di dalam masyarakat (Pramoedya Ananta Toer)

Twisted Pairs Cable

Kamis, 21 Februari 2013


 1.      Pengertian Kabel Twisted Pair
              Kabel Twisted Pair adalah tipe kabel yang dapat digunakan untuk membangun sebuah jaringan komputer, kabel yang paling banyak digunakan untuk membuat koneksi LAN. Konektor RJ-45 merupakan pasangan dari kabel ini. Kabel twisted pair ini terjadi dari dua kabel yang diputar enam kali per-inchi untuk memberikan perlindungan terhadap interferensi listrik ditambah dengan impedensi, atau tahanan listrik yang konsisten, derau (noise) dan segala macam gangguan yang masuk seperti medan magnet atau industry listrik dari sumber luar. Kabel twisted pair merupakan jenis kabel yang di dalamnya terdapat 2 buah kawat tembaga yang saling berpilin (di lintir) dengan pasangannya, sehingga disebut twisted pair, dan diantara kawat tembaga tersebut dilapisi oleh suatu isolator yang memiliki warna berbeda.
Gambar 1. Ilustrasi kabel twisted pair
1.      Karakteristik Kabel Twisted Pair
              Kabel twisted pair memiliki beberapa karakteristik utama, karakteristik tersebut antara lain:
-    Kabel twisted pair merupakan sepasang kabel yang dilintir satu sama lain dengan tujuan mengurangi interferensi listrik dan dapat terdiri atas dua atau lebih pasangan kabel.
-    Pada twisted pair ini biasanya menggunakan konektor RJ-11 atau RJ-45 untuk koneksinya.
-    Kabel tersebut dapat melewatkan signal hingga 1 gbps
-    Kabel twisted pair ini lebih mudah untuk dipelihara karena tidak akan mengganggu jaringan apabila terjadi kerusakan di satu saluran saja.

2.      Tipe-tipe Kabel Twisted Pair
Pada pengkabelan Twisted Pairs terdapat dua tipe pengkabelan yang sering digunakan,dua tipe tersebut diantaranya yaitu:
1.      Shielded Twisted Pair (STP)


 Kabel STP ini terdiri atas 4 pasang kabel yang dipilin. Shielded Twisted Pair (STP) merupakan kabel yang hampir sama dengan UTP (Unshielded Twisted Pair) akan tetapi pada STP ini memiliki suatu selubung pembungkus. Fungsi selubung pembungkus ini adalah untuk pentanahan (grounding) dan  untuk mengurangi lebih lanjut gangguan yang ada. Sehingga kabel yang memiliki selubung pembungkus ini akan lebih tahan terhadap gangguan dibandingkan dengan kabel yang tidak memiliki selubung pembungkus. STP (Shielded Twisted Pair), selain dililitkan, juga punya proteksi terhadap induksi atau interferensi sinyal dari luar kabel berupa lapisan kertas alumunium foil, sebelum jaket pembungkus luar. Tidak hanya itu, pada kabel STP didalamnya terdapat satu lapisan pelindung kabel internal sehingga melindungi data yang ditransmisikan dari interferensi/gangguan.

gambar 3. Struktur Kabel STP


Kelebihan kabel STP
-    Tahan terhadap interferensi gelombang elektromagnetik baik dari dalam maupun dari luar
-    Memiliki perlindungan dan antisipasi tekukan kabel yang cukup handal
Kelemahan kabel STP
            Kelemahan dari kabel STP diantaranya sebagai berikut:
-    Harga kabel STP yang lumayan mahal.
-    Pada kabel STP attenuasi akan meningkat pada frekuensi tinggi.
-    Apabila berada di frekuensi tinggi, keseimbangannya akan menurun sehingga tidak dapat mengkompensasi timbulnya “crosstalk” dan sinyal “noise”.
-    Hanya dapat menjangkau jarak 100 meter

Unshielded Twisted Pair (UTP)


Unshielded Twisted Pair (UTP) merupakan jenis kabel jaringan yang menggunakan bahan dasar tembaga, yang tidak dilengkapi dengan shield internal. Dalam kabel UTP, terdapat insulasi satu lapis yang melindungi kabel dari ketegangan fisik atau kerusakan, tidak seperti kabel Shielded Twisted-pair (STP), insulasi tersebut tidak melindungi kabel dari interferensi elektromagnetik. Unshielded Twisted Pair (UTP) ini tidak memiliki suatu selubung pembungkus. Pada kabel UTP terdapat 2 lapisan yang menutupi tembaga inti yang dipilin. Hal ini bertujuan untuk mengurangi gangguan (interferensi) yang mungkin terjadi.

Kabel UTP terdiri dari 8 buah kabel halus yang saling melilit menjadi 4 pasang. Ke empat pasang kabel tersebut adalah :
  1. Pasangan kabel warna hijau dengan Putih lease Hijau
  2. Pasangan kabel warna Orange dengan Putih lease Orange
  3. Pasangan kabel warna Biru dengan Putih lease Biru
  4. Pasangan kabel warna coklat dengan Putih lease Coklat

Kategori Kabel UTP
·       Kategori 1 : Digunakan untuk perangkat komunikasi, seperti kabel telephon.
·       Kategori 2 : Kecepatan transfer data mencapai 4 Megabits per second.
·       Kategori 3 : Biasanya digunakan untuk topologi token ring dengan kecepatan transfer data mencapai 10 Mbps.
·       Kategori 4 : Kecepatan transfer data mencapai 16 Mbps
·       Kategori 5 : Kecepatan transfer data mencapai 100 Mbps
·       Kategori 5e : Kecepatan transfer data mencapai 100 Mbps – 1 Gigabits.
·       Kategori 6 : Kecepatan transfer data hingga 2,5 Gigabit Ethernet dalam jarak 100 Meter atau 10 Gigabits dalam jarak 25 Meter.


Standarisasi Kabel UTP
Pemasangan urutan Kabel UTP umumnya mengikuti aturan standart international yaitu EIA/TIA 568A dan EIA/TIA 568B. Untuk urutan EIA/TIA 568A urutan kabel nya adalah sebagai berikut :
-    Urutan ke 1 : Putih Hijau
-    Urutan ke 2 : Hijau
-    Urutan ke 3 : Putih Orange
-    Urutan ke 4 : Biru
-    Urutan ke 5 : Putih Biru
-    Urutan ke 6 : Orange
-    Urutan ke 7 : Putih Coklat
-    Urutan ke 8 : Coklat
Sedangkan urutan EIA/TIA 568B urutan kabelnya adalah sebagai berikut:
-    Urutan ke 1 : Putih Orange
-    Urutan ke 2 : Orange
-    Urutan ke 3 : Putih Hijau
-    Urutan ke 4 : Biru
-    Urutan ke 5 : Putih Biru
-    Urutan ke 6 : Hijau
-    Urutan ke 7 : Putih Coklat
-    Urutan ke 8 : Coklat
Kelebihan Kabel UTP :
-    Harganya relatif murah
-    mudah untuk diinstalasi
-    Berukuran kecil
-    Fleksibel dan kinerjanya relatif bagus
Kekurangan Kabel UTP:
-    Sangat rentan terhadap interferensi gelombang elektromagnetik
-    jarak jangkauan kabel ini hanya 100m
Tipe Pemasangan Kabel UTP
Ada 2 jenis tipe pemasangan kabel UTP pada konektor RJ-45 yaitu type straight dan tipe cross.

a. Kabel UTP Tipe Straight
Tipe Straight artinya ujung kabel yang satu dengan ujung kabel yang lainnya memiliki urutan kabel yang sama sesuai dengan standart EIA/TIA 568B. Tipe ini digunakan untuk menghubungkan antara PC ke Switch, Router ke Switch, Router ke Hub dan PC ke Hub.
Berikut ini merupakan ilustrasi urutan pemasangan kabel tipe straight.



b. Kabel UTP Tipe Cross
Pada tipe ini ujung kabel yang satu menggunakan urutan standart EIA/TIA 568A dan ujung yang satu nya lagi menggunakan urutan kabel TIS/EIA 568B dan digunkan untuk menghubungkan PC ke PC, Switch/Hub ke Switch/Hub, dan PC ke Router. 
Dari 2 Jenis Kabel Twisted Pair tersebut tidak ada perbedaan lain yang spesifik kecuali Shielded dan Unshielded. Semua Warna Kabel, Kategori Kabel UTP, Standarisasi Kabel, dan Tipe Pemasangan Kabel itu semua sama.





Share this article :

2 komentar:

 
Support : Copyright © 2011. Indrie's Site - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Inspired by Sportapolis Shape5.com
Proudly powered by Blogger