Orang boleh pandai setinggi Langit, tapi selama ia tak menulis ia akan hilang di dalam masyarakat (Pramoedya Ananta Toer)

Artikel Model Pembelajaran

Kamis, 06 Desember 2012


PENGGUNAAN  YOUTUBE EDU SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN Dan OPTIMALISASI MINAT BELAJAR SISWA MENENGAH PERTAMA

Indri Widyarti

Abstrak
Dunia pendidikan di Indonesia berkembangan dengan pesatnya seiring dengan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Pendidikan masa kini telah merambah ke pendidikan berbasis “cyber” atau dunia maya. Unsur terpenting dalam pendidikan masa kini adalah bagaimana pesan yang berisi Life Skill tersebut mendarat dengan baik di benak peserata didik, sehingga peserta didik dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dan pembelajaran seperti inilah yang dikenal dengan nama Pembelajaran erbasis Information and Communication Technology. Peran TI yang semakin pesat juga dapat mendorong para tenaga pendidik untuk memperbaiki kualitas pendidikannya untuk lebih baik lagi. Ini didukung dengan adanya teknologi hadware yang dapat digunakan untuk membuat materi pembelajaran. Selain itu guru juga perlu menerapkan strategi pembelajaran dengan pendekatan tertentu, menggunakan media pembelajaran, untuk memotivasi para siswa agar tujuan pembelajaran yang diharapkan dapat tercapai. Hal ini merupakan implementasi teori Bloom yang mengemukakan tiga faktor utama yang mempengaruhi hasil belajar, yaitu kemampuan kognitif, motivasi berpestasi dan kualitas pembelajaran. Dalam pelaksanaannya guru  perlu memahami gaya belajar siswa yang pada umumnya ada 3 macam yaitu visual, audiotorial dan kinestetik.
Untuk itu dalam penyampaian materi pembelajaran agar berjalan secara efektif dan efisien maka dibutuhkan suatu metode pembelajaran yang dalam penyampaian suatu pembelajaran tersebut memberi banyak kemudahan untuk para siswa menerima atau memahami materi. Youtube EDU merupakan salah satu metode pembelajaran baru yang dapat diterapkan, karena Youtube EDU ini menggabungkan kemajuan teknologi video secara online, sehingga kita dapat mencari berbagai penerapan disiplin ilmu yang kita pelajari hanya dengan memasukan keyword saja dan dengan menggandalkan infrastruktur yang sudah ada di sekolah-sekolah yaitu Wifi, kemudian setelah kita memasukkan keyword tersebut maka akan muncul berbagai video dari berbagai Universitas bahkan sekolah-sekolah yang ternama di dunia dan penerapan displin ilmu yang ingin kita cari akan sangat mudah kita dapatkan di dalam Youtube Edu tersebut.

Kata Kunci : media, pembelajaran, teknologi, pendidikan, Youtube Edu

Pendahuluan
Proses belajar mengajar antara pelajar dengan para pengajar  sangatlah penting dalam mencapai tujuan yang di ingikan dari kedua belah pihak. Pengajar sangat diharapkan dapat memberikan segala ilmu yang di ajarkan kepada murid, sedangkan murid diharapkan juga menyerap apa yang telah di sampaikan pengajar. Dalam proses kegiatan belajar mengajar tersebut terkadang terdapat berbagai kendala dalam hal pemahaman terhadap suatu materi. Dalam dunia pendidikan memahami akan materi yang disampaikan adalah mutlak harus dipenuhi. Seorang pelajar wajib mengerti akan materi yang diajarkan tidak hanya sekedar tahu akan materi yang telah di sampaikan. Seiring perkembangan zaman metode pembelajaran harus memiliki inovasi dan tidak terlihat hidup monoton (tetap). Salah satunya adalah metode pembelajaran melalui video pada situs Youtube Edu. Banyak hal yang tidak dapat kita pahami begitu saja dengan media pembelajaran yang hanya di lakukan tanpa ada contoh yang spesifik mengenai proses, penyebab dan penjelasan. Oleh karena itu media pembelajaran dengan menggunakan video di Youtube Edu ini di harapkan  dapat membantu meningkatkan pemahaman dan minat belajar bagi siswa SMP. Disamping itu, sudah saatnya bagi para pendidik untuk memanfaatkan Youtube Edu sebesar-besarnya. Bukan hanya untuk mencari video, namun juga untuk mengunggah video-video yang dapat membantu siswa dalam memahami pelajaran. Upaya optimalisasi Youtube dalam dunia pendidikan dengan demikian dapat dilakukan dalam dua cara, pertama, youtube dapat digunakan untuk mencari dan mengunduh video-video yang relefan dalam proses pembelajaran, kedua (dan ini yang ingin saya tekankan), melalui youtube para pendidik sudah saatnya ikut berpartisipasi dalam mengisi kontain di youtube dengan berbagai video pembelajaran.
Para guru perlu mengembangkan berbagai keterampilan yang dibutuhkan untuk membuat sebuah video sebagai media pembelajaran. Mulai dari melakukan analisis kurikulum untuk menentukan materi apa saja yang tepat dikembangkan menggunakan video, keterampilan mengambil gambar (shooting), keterampilan mengedit video (video editing), hingga teknik upload di Youtube Edu. Seluruh keterampilan tersebut bukan keterampilan yang sulit, ia hanyalah keterampilan yang butuh untuk dipelajari dan digunakan. Jika proses ini dikerjakan, maka kita akan melihat bahwa chanel di youtube akan diisi oleh berbagai kontain yang memiliki nilai yang tinggi. Bukan sekedar tayangan-tayangan yang tidak ada gunanya atau bahkan menjurus pada pornografi dan atau porno aksi.
Bagian Inti
Dalam perkembangan zaman dan teknologi sungguh sangat mempengaruhi dalam dunia pendidikan. Banyak media-media pembelajaran yang ada sehingga dapat meningkatkan pemahaman dalam proses belajar. Menurut nursalam (2008) penetapan pemilihan metode yang tepat seharusnya mempertimbangkan aspek yang ingin dicapai,yaitu mengacu pada garis besar program pembelajaran yang dibagai menjadi dua jenis :
1.         Proses pembelajaran mampu mendorong peserta didik menata dan mengisi pengalaman baru dengan berpedoman pada masa lalu yang pernah dialami. Contoh: latihan tanya jawab,wawancara, konsultasi, latihan kepekaan dll.
2.         Proses pembelajaran yang dirancang untuk meningkatkan transfer pengetahuan   baru,pengalaman baru, dan ketrampilan baru sehingga dapat mendorong masing-masing meraih semaksimal mungkin ilmu pengetahuan yang diinginkannya, apa yang menjadi kebutuhannaya, serta keterampilan yang diperlukan. Contoh: belajar menggunakan komputer.
              Dengan menggunakan media pembelajaran yang ada sekarang tentunya tingkat pemahaman dan proses pembelajaran akan materi yang di sampaikan akan meningkat. Salah satunya kita dapat menggunakan sarana pemanfaatan komputer dan internet dengan mengakses situs-situs pembelajaran guna menambah wawasan yang luas dan membuka cakrawala ilmu. Banyak sekali media pembalajaran online untuk menambah wawasan pelajar,misalnya: blog,e-learning serta youtube. Dengan banyaknya media pembelajaran online di harapkan para pengajar mampu untuk memanfaatkan media pembelajaran tersebut dan juga mengembangakan kreatifitas para pelajar.
Penggunaan Youtube Edu sebagai media pembelajaran dan optimalisasi minat belajar siswa SMP berlandaskan kepada model pembelajaran konvensional yang sudah diterapkan sebelumnya, yang ternyata kurang efisien dalam meningkatkan minat belajar siswa. Ini dibuktikan dengan banyaknya peserta didik yang masih sering lupa dengan materi yang telah diterangkan oleh tenaga pengajar, karena banyak yang mengungkapkan bahwa apabila guru sedang menerangkan dengan metode konvensional siswa menjadi cepat bosan dan mengantuk. Ini membuktikan bahwa metode pembelajaran secara konvensional ini sudah tidak efisien dan efektif lagi dalam pembelajaran.
Untuk itu dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat, khususnya dalam bidang komputerisasi dan internet telah mengubah cara pandang secara praktis dan efisien pada masyarakat di dunia pada umumnya. Dengan kemajuan itu semua orang menjadi dengan mudahnya mencari informasi dari berbagai belahan dunia. Untuk itu informasi menjadi sangat penting dalam rangka memajukan pendidikan. Pada dunia pendidikan itu sendiri peran komputer dan internet juga sangat penting dalam pembaruan materi ajar yang sudah ada, selain itu dengan itu juga kita dapat mencari data-data atau informasi untuk menambahkan bahan materi yang sudah ada agar cakupannya lebih luas lagi. Salah satu kemajuan teknologi dalam bidang pendidikan  di dunia maya adalah dengan adanya Youtube Edu yang berisi berbagai video-video yang menunjang dalam bidang pendidikan karena terdapat ribuan bahkan jutaan video yang dapat menunjang proses pembelajaran didalam kelas. Dan dengan ini memungkinkan bagi siswa untuk lebih antusias dalam belajar karena siswa disuguhkan suatu video yang berupa animasi (gambar) yang menarik sehingga perhatian siswa akan tertuju pada video tersebut dan minat (antusias) para siswa akan bertambah lagi dengan adanya itu semua.
Metode pembelajaran yang berbasis internet juga pernah ditawarkan yaitu dengan adanya model pembelajaran Blog atau metode pembelajaran berbasis E-Learning. Dalam pembelajaran berbasis Blog ini situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna internet. Biasanya format yang terdapat dalam Blog tersebut adalah Ms. Word, Writer, dll. Akan tetapi cara ini masih kurang efektif, karena model pembelajaran ini masih sama saja dengan model pembelajaran konvensial yang menuntut siswa untuk membaca dan terpaku pada teks. Dan itu sangat menjadi penghambat apabila peserta didik tersebut mempunyai sedikit minat dalam membaca.
Setelah kita mengkaji itu semua, salah satu solusi yang ditawarkan untuk meningkatkan minat belajar siswa SMP di dalam kelas adalah dengan mengganti model pembelajaran konvensional dengan model pembelajaran yang berbasis audiovisual yang memanfaatkan kecanggihan teknologi dan internet. Itu semua dapat diwujudkan dengan adanya model pembelajaran Youtube Edu. Melalui Youtube Edu ini siswa dapat melihat, mendengar, dan memahami suatu materi melalui suatu video yang diakses secara online. Selain itu Youtube Edu memiliki beberepa kelebihan dalam media pembelajaran, diantaranya:
1.         Potensial yaitu Youtube merupakan situs yang paling poluper di dunia internet saat ini yang mampu memberikan edit value terhadap education/pendidikan dan merupakan situs ke-2 yang paing sering dikunjungi di dunia.
2.         Praktis, artinya Youtube mudah digunakan dan dapat diikuti oleh semua kalangan termasuk siswa dan guru dan sangat cocok dalam interaksi pembelajaran di dalam kelas.
3.         Informatif, yaitu Youtube memberikan informasi tentang perkembangan ilmu pendidikan, teknologi, kebudayaan, dll
4.         Interaktif, yaitu Youtube memfasilitasi kita untuk berdiskusi ataupun melakukan tanya jawab bahkan mereview sebuah video pembelajaran.
5.         Sheareable yaitu Youtube Edu memiliki fasilitas link HTML, Embed kode video pembelajaran yang dapat di share di jejaring sosial seperti facebook, twitter dan juga blog/website dan akan memudahkan kita juga apabila kita mengunduh video yang kita butuhkan untuk pemeblajaran di dalam kelas nantinya.
6.         Ekonomis yaitu youtube gratis untuk semua kalangan.
Di dalam Youtube Edu ini juga terdapat suatu perpustakaan video yang menyimpan kumpulan-kumpulan video berbagai  jenis mata pelajaran. Kemudian apabila kita memilih satu video, kemudian video tersebut akan langsung diputarkan dan kita bisa langsung melihat penerapan ilmu yang sedang kita pelajari dari materi-materi yang sudah ada di dalam buku panduan. Misalnya saja kita memainkan video tentang bagian-bagian tubuh manusia, kemudian apabila kita meng-klik bagian kepala dalam video tersebut maka video tersebut akan langsung berubah menjadi video yang membahas tentang bagian-bagian kepala yang lebih terperinci lagi beserta penjelasan bagian-bagian dan fungsi dari beberapa jaringan yang terdapat dalam kepala tersebut.
Pembelajaran dengan menggunakan metode Youtube Edu ini mungkin akan sangat efisien dan efektif. Apalagi model pembelajaran ini tidak menghilangkan peran guru sebagai tenaga pendidik. Peran tenaga pendidik dalam model pembelajaran ini masih tetap ada yaitu dengan memberikan pertanyaan – pertanyaan tentang video-video yang telah dimainkan tersebut. Itu semua dilakukan untuk merangsang dan menguji kemampuan ingatan dan minat para siswa dalam setiap pembelajaran.

Dampak yang akan ditimbulkan dari model pembelajaran Youtube Edu

            Media pembelajaran  audiovisual seperti video ini sangat efektif dapat menarik perhatian siswa dan akan membuat siswa lebih bersemangat dalam belajar. Karena dengan menggunakan model pembelajaran ini siswa tidak akan jenuh lagi dengan proses pembelajaran yang hanya monoton saja seperti yang hanya mencatat dan mendengarkan guru menerangkan didepan kelas. Dengan model pembelajaran ini pula  pendidik menjadi mampu memvisualisasikan materi yang selama ini sulit untuk diterangkan yang hanya sekedar dengan penjelasan atau alat peraga saja.
Akan tetapi,model pembelajaran ini juga mempunyai beberapa kelemahan yakni setiap siswa harus memiliki sebuah laptop pribadi, dan infrastruktur (fasilitas) sekolah juga harus memadai juga yaitu dengan adnya koneksi WiFi disetiap ruangan. Untuk masalah laptop pribadi bagi siswa tersebut dapat ditanggulanggi dengan penyedian LCD pada setiap kelas, sehingga pembelajaran dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien lagi.

Penutup
Dari semua uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa untuk meningkatkan minat belajar siswa SMP di dalam kelas, seorang guru harus selalu memberikan inovasi-inovasi atau hal-hal yang baru dalam setiap materi pembelajarannya. Penerapan sistem pembelajaran Youtube Edu merupakan salah satu solusi yang bisa diterapkan, karena di dalam  Youtube Edu berisi banyak video-video dari semua mata pelajaran yang dikumpulkan dari berbagai sekolah maupun Universitas dan kita dapat mengetahui suatu hal yang sangat terperinci hanya dengan mengklik suatu bagian dari video tersebut,  kemudian melalui Youtube Edu tersebut kita juga  dapat melihat suatu contoh kongkrit dari pembelajaran yang telah diberikan oleh guru di dalam kelas pada beberapa disiplin ilmu misalnya Biologi. Tidak hanya itu melalui Youtube Edu ini pengalaman belajar yang akan diperoleh oleh siswa akan lebih maksimal lagi, pasalnya para siswa dapat mengetahui penerapan disiplin ilmu yang dipelajari  secara langsung melalui Youtube Edu ini, sehingga proses pembelajaran akan menjadi lebih optimal dan efisien. Dan apabila dibandingkan dengan penerapan sistem pembelajaran konvensional, penerapan sistem pembelajaran dengan menggunakan Youtube Edu jauh lebih efektif dan efisien, karena siswa tidak dibebani dengan pembelajaran yang hanya mendengarkan dan mencatat saja, akan tetapi disini para siswa dituntut untuk lebih aktif dan kreatif dalam menanggapi suatu permasalahan atau penerapan disiplin ilmu yang telah ditayangkan dalam bentuk suatu video di dalam Youtube Edu tersebut dan semakin abstrak perlakukan dalam  pembelajaran,  misalnya  saja seorang  guru yang  berceramah didepan kelas, belajar dengan membaca saja maka pengalaman belajar yang diperoleh tidak terlalu besar artinya siswa akan lebih cepat lupa dengan materi yang telah diajarkan,   sebaliknya   semakin   menggunakan   media   yang   mengarahkan   pada kegiatan   langsung  maka   pengalaman   belajar   akan   diperoleh akan lebih maksimal lagi.

Daftar Rujukan
Husnaini. 2011. Metode Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi. (Online) (http://hoesnaeni.wordpress.com/2011/11/16/metode-pembelajaran-berbasis-teknologi-informasi-dan-komunikasi). Diakses tanggal 2 Desember 2012 pukul 19.00 WIB.
Mustafa. 2007. PerkembanganTeknologi. (Online) (http://cai.elearning.gunadarma.ac.id/web-basedmedia/berita-119-perkembangan-teknologi.html). Diakses tanggal 2 Desember 2012 pukul 19.00 WIB.
Sanjaya, Wina. 2008. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
Wikipedia.2010. Pendidikan Berbasis Teknologi. (Online) (http://id.wikipedia.org/wiki /pendidikan-berbasis-teknologi). Diakses tanggal 2 Desember 2012 pukul 19.00 WIB.
Zahra, Alfian.2011. Youtube Edu Sebagai Media Pemahaman Dalam Pembelajaran. (Online)(http://alfianz93.blogspot.com/2011/12/youtube-edu-sebagai-media-pemahaman-dalam.html). Diakses tanggal 2 Desember 2012 pukul 19.00 WIB.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Copyright © 2011. Indrie's Site - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Inspired by Sportapolis Shape5.com
Proudly powered by Blogger